Pintu Geser vs Pintu Lipat, Mana yang Lebih Bagus?

Antara pintu geser vs pintu lipat memang sering membuat bingung kalangan awam. Meskipun memiliki fungsi sama, namun cara kerja kedua model pintu populer ini bisa dibilang jauh berbeda.

Sebelum membeli model pintu tertentu, tentu Anda harus benar-benar memahami bagaimana sistem penggunaannya, dan apa saja kelebihan serta kekurangannya agar dapat disesuaikan kebutuhan.

Antara Pintu Geser vs Pintu Lipat, Mana yang Lebih Bagus?

Bingung menentukan harus membeli pintu geser atau pintu lipat? Jangan khawatir, di bawah ini adalah penjelasan paling lengkap yang bisa Anda jadikan sebagai panduan sebelum membeli:

1. Pintu Geser (Sliding Door)

Keunggulan pintu geser:

  • Memberikan Ilusi Ruangan Lebih Luas

Penggunaan pintu geser dengan kombinasi tempered glass sebagai sekat ruang akan membuat ruang tampak luas. Sebab tidak ada yang menghalangi pandangan.

  • Menghemat Ruang

Sistem buka tutup pintu geser adalah dengan cara menggeser daun pintu, sehingga otomatis tidak memerlukan ruang banyak. Jadi, area lain bisa difungsikan maksimal.

Misalnya, jika Anda mengaplikasikan pintu geser pada balkon yang tidak terlalu memanjang, maka tidak akan menghabiskan semua ruang yang ada di balkon Anda.

Komponen material pada berbagai produk pintu geser juga sangat bervariasi. Jadi, lebih mudah bagi Anda memilih pintu sesuai kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.

  • Memaksimalkan Akses ke Banyak Ruang

Pintu geser bisa dibuka secara penuh, sehingga dapat menciptakan kesan ruangan terasa begitu luas. Kenapa? Karena tidak akan ada yang membatasi sudut pandang.

Biasanya penggunaan sekat ruang menciptakan ilusi sempit dan sesak. Namun, beda cerita kalau menggunakan pintu geser karena sekat tidak akan terlalu terasa.

  • Mengubah Ruang Sempit Menjadi Luas

Karena tidak memberikan batasan antar ruang, otomatis ruangan Anda yang sempit akan tampak lebih luas apabila memanfaatkan pintu geser berdaun setengah kaca.

  • Efisiensi Penggunaan Listrik

Tahukah Anda, kalau instalasi pintu geser pada hunian minimalis dalam meminimalisir penggunaan listrik, terutama pintu yang terbuat dari material kaca.

Permukaan kaca bisa menjadi sumber cahaya yang bagus pada siang hari. Ini tentu akan menghemat anggaran yang harus dikeluarkan untuk membayar listrik.

  • Dapat Diaplikasikan Pada Sekat Ruang

Jika sekat memakai pintu geser yang dikombinasikan kaca, maka saat tirai dibuka, ruangan terlihat seperti tidak mempunyai pembatas. Jadi, ruangan lebih lapang.

Sistem geser juga tidak membutuhkan space atau ruang luas saat dioperasikan, yaitu dibuka maupun ditutup. Jadi, sangat recommended diterapkan di rumah minimalis.

Kekurangan pintu geser:

  • Instalasi Membutuhkan Peralatan Kompleks

Memilih sliding door artinya Anda harus mempersiapkan dana lebih besar. Di samping itu, ada juga serentetan perawatan yang harus selalu diperhatikan.

Kenapa sliding door dan komponennya (rel dan roda) harus dirawat? Tentu agar performa pintu tidak terganggu, dan mencegah terjadinya kerusakan pada pintu.

  • Membutuhkan Tenaga Ekstra untuk Menggeser Pintu

Dari segi desain, pintu geser memang terlihat menarik karena memiliki bentuk yang super slim. Sayangnya, ukuran pintu ini terlalu tinggi atau lebar di ruang minimalis.

Oleh karenanya, membutuhkan tenaga yang lebih besar untuk menggeser pintu. Namun, hal ini bisa diatasi dengan membeli pintu geser secara custom.

  • Memberi Celah Udara Masuk ke Ruangan

Walaupun cocok diterapkan pada ruang dengan ukuran relatif sempit, namun saat pintu ditutup akan memberikan kesan ruang terbuka antara pintu dan kedudukannya.

Dudukan pintu tersebut akan menghambat udara keluar masuk. Model sliding door juga tidak mampu memberikan penutup erat sebagaimana pintu konvensional.

2. Pintu Lipat (Folding Door)

Keunggulan Pintu Lipat

Folding door dari material aluminium bisa membuka pintu secara lebih lebar jika dibandingkan dengan sliding door, swing door, dan model pintu yang lainnya.

Pintu lipat juga dirancang untuk menonjolkan desain ruko, rumah, dan kantor tampak lebih elegan dan menawan. Jadi, tampilan gedung akan terlihat lebih artistik.

Kenapa pintu lipat cocok dijadikan alternatif pintu utama?

Berdasarkan fungsi utama pintu, yaitu sebagai penghubung dari satu ruang ke ruang lain, maupun dari dalam ke luar. Cara pakai folding door memang lebih minimalis.

Selain itu, Anda bisa menemukan berbagai tipe pintu lipat dengan varian, ukuran, dan fungsi berbeda yang bisa dipilih sesuai kebutuhan bangunan atau ruang.

Bagi yang ingin menghadirkan kesan lapang, maka pintu lipat adalah alternatif solusi terbaik. Sebab bisa dibuka semaksimal mungkin sehingga ruang tampak luas.

Folding door memiliki beberapa ciri khas, seperti:

  • Setiap daun pintu memiliki engsel
  • bantalan rel merupakan jalur bukaan
  • Sistem buka tutup adalah dorong

Jika ingin dipasang di teras belakang dengan menghadap langsung ke kolam renang atau taman, maka bisa menjatuhkan pilihan pada folding door berbingkai kaca polos.

Pintu lipat bisa difungsikan sebagai partisi untuk ruang dengan posisi bersebelahan atau berhadapan, terutama ketika Anda memerlukan ruangan yang lebih luas.

Di pasaran, aluminium folding door hadir dengan ragam variasi dan ukuran, dengan karakteristik terdiri atas beberapa daun pintu, dan terhubung dalam satu rangkaian.

Pintu lipat aluminium mengusung sistem kunci terintegrasi dari satu ke lain daun pintu. Saat di tutup, semua celah akan tertutup rapat sehingga aman digunakan.

Kelebihan lain dari pintu lipat aluminium adalah kedap suara dan udara, sehingga ampuh menjaga suatu ruangan dari kebocoran AC, cahaya, maupun kebisingan.

Kekurangan pintu lipat:

  • Harga relatif mahal (Tergantung jenis material)
  • Apabila aksesorisnya tidak sesuai, maka pintu akan terasa berat saat dibuka dan ditutup

Jadi, mana yang lebih bagus antara pintu geser vs pintu lipat? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda bisa memilih model sesuai kebutuhan ruang dan fungsi.

Leave a Comment